Content
Top poster
Pengguna Terakhir
Forum Komunitas
Trafik
|
Informasi seputar dinamika islam dan ketentuan-ketentuan dalam Islam
Moderator: choiralia
oleh choiralia pada Selasa Mar 04, 2008 9:53 pm
Dody menulis:choiralia menulis:Rasulullah Saw tidak pernah mengharamkan pacaran meskipun pacaran telah menjadi tradisi di Arab Jahiliyyah seperti juga tradisi penduduk Nusantara kuno.
kisah-kisah seputar para santri juga hampir selalu diwarnai dengan pacaran, lewat surat misalnya? atau sms mungkin/? lanjut?................. Assalamu'alaikum... shubhanallah...kata siapa mbak ada kyai yang membolehkan pacaran.... kyai yang mana tuh...aduuh duh...bener2 KETERLALUAN kata haji roma irama ( minjem istilah seorang temen).... kalau kyai di pesantren daerah saya dengan tegas mengharamkan .......memang masih ingin pacaran....  ...sory OOT....
To : Mas Dody, tentu saja yang saya maksudkan adalah pacaran dalam tanda kutip, dalam versi ...........eeeeeemmmmmmmmm kalo Anda santri dari Jawa Timur tentu mengenal istilah "pandangan" kan? yah dalam arti bahwa ada memang istilah penjajagan untuk menghindari pernikahan yang tidak saling mengenal sama sekali di antara dua mempelai. namun memang belum tentu pernikahan jenis terakhir ini lebih buruk dibandingkan yang telah melalui proses yah, dalam tanda kutip pacaran itu tadi. perkara mengikatkan hati, memang bisa membuat hati tidak lagi putih polos tanpa kepentingan, tapi saya tidak sedang membicarakan masalah hukum. termasuk hukum syariah. maksudnya perkara hati berada di luar pembahasan hukum syariah. ia ada di ruang tasawuf , mungkin
-

choiralia
- Moderators
-
- Post: 1243
- Bergabung: Selasa Feb 12, 2008 12:31 am
oleh Dody pada Rabu Mar 05, 2008 2:33 pm
masalah hati memang masuk dalam pembicaraan tasawuf...tapi adakah tasawuf yang lepas dari bingkai syariah?.... tasawuf yang benar tentunya yang tidak melepaskan bingkai syariah, sebagaimana rasulullah dan para shahabatnya yang tetap menjalankan syariat sampai akhir kematian... menggunakan istilah pacaran dalam tanda kutip dalam artian punya makna lain, harus ekstra hati2 lho... soalnya bisa terjadi kesalahpahaman bagi umat yang masih awam sehingga efeknya menganggap pacaran dibolehkan.... o..pacaran nggak haram kok, buktinya orang2 pinter disini mengatakan begitu... nah itu yang saya khawatirkan ....missunderundestanding.... saya khawatir kalo mereka salah menafsirkan perkataan dari mbak...he..he.... 
-

Dody
- New Member
-
- Post: 53
- Bergabung: Rabu Jan 16, 2008 12:50 pm
-
oleh generasi pada Rabu Mar 05, 2008 6:48 pm
secrara umum saya sepakat memang dengan berbaga pendapat diatas berkenaan dengn PACARAN, knapa....?
pacaran itu kan merupakan budaya dari bangsa barang yang jelas 2 diadopsi secara brutal oleh berbagai kalagan baik yg mengatasnamakan ISlam , apalagi non ISlam......
Ikut2an dalam hal kezoliman apalagi kemaksiatan hanya dapat menambah beban dosa belaka......
INGATLAH JANJI ALLAH TERHADAP KEMENANGAN ISLAM AL FATH :28
-

generasi
- Junior member
-
- Post: 195
- Bergabung: Minggu Mar 02, 2008 11:53 am
- Lokasi: Indonesia
-
oleh devara pada Rabu Mar 05, 2008 6:50 pm
Ini yang haram pacaran apa zinah...???? jangan di generalisasi dong...
-

devara
- Senior Members
-
- Post: 266
- Bergabung: Sabtu Feb 23, 2008 11:48 am
oleh generasi pada Rabu Mar 05, 2008 6:56 pm
devara menulis:Ini yang haram pacaran apa zinah...???? jangan di generalisasi dong...
medekati hal yang berbau kemaksitan saja tidak boleh apalagi yang termasuk kemaksaitan itu sendiri..... 17:32. Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.
INGATLAH JANJI ALLAH TERHADAP KEMENANGAN ISLAM AL FATH :28
-

generasi
- Junior member
-
- Post: 195
- Bergabung: Minggu Mar 02, 2008 11:53 am
- Lokasi: Indonesia
-
oleh ovan pada Rabu Mar 05, 2008 7:31 pm
Nah inilah ironisnya.... sebuah kata pacaran telah identik dengan hal-hal kemaksiatan, secara perlahan namun telah berlangsung cukup lama doktrinasi pemahaman hal tersebut pada segelintir orang dapat menyesatkan orang yang lainnya. 
-

ovan
- Moderators
-
- Post: 1243
- Bergabung: Senin Des 17, 2007 9:55 pm
- Lokasi: Jakarta
-
oleh PERSIS pada Rabu Mar 05, 2008 9:34 pm
ovan menulis:Nah inilah ironisnya.... sebuah kata pacaran telah identik dengan hal-hal kemaksiatan, secara perlahan namun telah berlangsung cukup lama doktrinasi pemahaman hal tersebut pada segelintir orang dapat menyesatkan orang yang lainnya. 
realita dan kondisi sosial masyarakatlah yang menjawab persoalan ini, Mereka menjadikan sosial budaya timur menjadi budaya barat...... padahal budaya timur sendiri dahulunya adalah budaya nenek moyang, bukan ISLAM... teruzzz menurut mas ovan makna pacaran sendiri itu bagaimana....? apakah tidak identik dari sesuatu yg menjurus kepada hal-hal yang memancing hawanafsu...
-

PERSIS
- New Member
-
- Post: 18
- Bergabung: Selasa Mar 04, 2008 1:13 pm
oleh herrybh pada Rabu Mar 05, 2008 10:13 pm
-
herrybh
- New Member
-
- Post: 19
- Bergabung: Jumat Feb 15, 2008 11:36 pm
oleh devara pada Kamis Mar 06, 2008 12:32 am
Hidup kok ribet banget ama halal dan haram, manusia dibekali akal utk berpikir. maka gunakanlah... kenapa sesuatu dikatakan haram & sesuatu yang lain dikatakan halal pasti ada sebab & akibatnya. nanti juga ketemu jawabnya halal apa haram (itu juga klo akalnya masih jernih lho...) 
-

devara
- Senior Members
-
- Post: 266
- Bergabung: Sabtu Feb 23, 2008 11:48 am
oleh ovan pada Kamis Mar 06, 2008 10:27 am
PERSIS menulis:ovan menulis:Nah inilah ironisnya.... sebuah kata pacaran telah identik dengan hal-hal kemaksiatan, secara perlahan namun telah berlangsung cukup lama doktrinasi pemahaman hal tersebut pada segelintir orang dapat menyesatkan orang yang lainnya. 
realita dan kondisi sosial masyarakatlah yang menjawab persoalan ini, Mereka menjadikan sosial budaya timur menjadi budaya barat...... padahal budaya timur sendiri dahulunya adalah budaya nenek moyang, bukan ISLAM... teruzzz menurut mas ovan makna pacaran sendiri itu bagaimana....? apakah tidak identik dari sesuatu yg menjurus kepada hal-hal yang memancing hawanafsu...
Apa sih maksudnya budaya jadi kayak kompas gitu, ke timur... ke barat... udah gitu nggak jelas pula maksudnya, kalo budaya timur dari nenek moyang kita dahulu bukan budaya Islam ya sudah pasti.... mereka sudah ada sebelum Islam masuk (belajar sejarah dong....) Pacaran dapat dilakukan dengan cara yang lebih sehat bila didasari dengan tujuan yang sehat pula, pacaran bertujuan untuk saling mengenal dan memahami kelebihan dan kekurangan satu sama lain, tanpa harus melakukan zinah. Adalah munafik kalo ada beberapa orang yg bilang "saya tidak pernah pacaran" tapi sudah menikah, ada beberapa kemungkinan tuh... KETANGKEP HANSIP atau DIJODOHIN KARENA EMANG GAK LAKU-LAKU 

-

ovan
- Moderators
-
- Post: 1243
- Bergabung: Senin Des 17, 2007 9:55 pm
- Lokasi: Jakarta
-
oleh dargombez pada Kamis Mar 06, 2008 12:00 pm
Diakui ataupun tidak, memang kenyataannya seperti apa yang dikatakan saudara Ovan. segala hal dalam hidup ini selalu ada sisi baik dan buruknya, maka dari itu manusia diberikan akal agar dapat memilih dan memilah mana yang baik dan mana yang buruk. Kalo soal yang pada munafik dan menyamaratakan persepsi bahwa pacaran adalah haram memang besar kemungkinan mereka dijodohkan, putus asa gak laku2, dan cerita sedih lainnya 
-

dargombez
- Senior Members
-
- Post: 450
- Bergabung: Kamis Des 20, 2007 7:54 pm
oleh Dody pada Kamis Mar 06, 2008 12:22 pm
mau tanya aja sih... kenapa sebagian teman NU di sini masih membolehkan pacaran...  ..jadi bingung... padahal kalo kita mau jujur para kyai NU khususnya di daerah saya tetap dengan tegas mengharamkannya... memang ada tujuan baik seperti penjajakan dsb... tapi ada baiknya kita berpegang kepada kaidah ushul fiqh sa'aduzdzara'i.... pernah kejadian di kampung saya ada teman yang coba2 berpacaran, pas ketahuan sang kyai, langsung dinasehatin, dan disuruh secepatnya menikah.... 
-

Dody
- New Member
-
- Post: 53
- Bergabung: Rabu Jan 16, 2008 12:50 pm
-
oleh ghosh pada Kamis Mar 06, 2008 12:31 pm
ovan menulis:Apa sih maksudnya budaya jadi kayak kompas gitu, ke timur... ke barat... udah gitu nggak jelas pula maksudnya, kalo budaya timur dari nenek moyang kita dahulu bukan budaya Islam ya sudah pasti.... mereka sudah ada sebelum Islam masuk (belajar sejarah dong....) Pacaran dapat dilakukan dengan cara yang lebih sehat bila didasari dengan tujuan yang sehat pula, pacaran bertujuan untuk saling mengenal dan memahami kelebihan dan kekurangan satu sama lain, tanpa harus melakukan zinah. Adalah munafik kalo ada beberapa orang yg bilang "saya tidak pernah pacaran" tapi sudah menikah, ada beberapa kemungkinan tuh... KETANGKEP HANSIP atau DIJODOHIN KARENA EMANG GAK LAKU-LAKU 
Pacaran adalah salah satu metode ingin mengenal calon pendamping...tidaka ada jaminan orang yang sudah kenal sekian tahon bahkan sekian abad dengan seseorang kemudian menikah, maka tidak akan berpisah....tidak ada jaminan.... Tapi yang perlu disadari bahwa JIKA KITA MENIKAH BASICNYA LILLAHITA"ALLAH, maka ALLAH yang maha super power bisa memberikan kekuatan untuk merekatkan pernikahan tsb....dan bahkan menimbulkan rasa saling cinta (mahabbah) diantara mereka.... BTW saya juga ga mau munafik Mas OVAN...saya jg pernah pacaran... silahkan dilanjut.....
GHOSH[color=#008000]
-

ghosh
- Master Members
-
- Post: 908
- Bergabung: Rabu Jan 30, 2008 9:32 am
oleh Dody pada Kamis Mar 06, 2008 2:46 pm
kalo saya sendiri alhamdulillah belom pernah pacaran... waktu kecil dulu cuma karena pengaruh didikan keluarga terutama mbah saya yang memang ketat dalam soal agama termasuk hubungan dengan perempuan.... ketika besar dah tahu hukumnya jadi semakin mantep tuk nggak coba2 pacaran.... 
-

Dody
- New Member
-
- Post: 53
- Bergabung: Rabu Jan 16, 2008 12:50 pm
-
oleh generasi pada Kamis Mar 06, 2008 5:24 pm
ovan menulis:Pacaran dapat dilakukan dengan cara yang lebih sehat bila didasari dengan tujuan yang sehat pula, pacaran bertujuan untuk saling mengenal dan memahami kelebihan dan kekurangan satu sama lain, tanpa harus melakukan zinah. Adalah munafik kalo ada beberapa orang yg bilang "saya tidak pernah pacaran" tapi sudah menikah, ada beberapa kemungkinan tuh... KETANGKEP HANSIP atau DIJODOHIN KARENA EMANG GAK LAKU-LAKU 
beginilah pandangan yang mengedepankan masalah fisik semata......... padahal Allah telah mnyuruh kita mengedepankan nilai2 Islami dalam kehidupan........ pacaran sehat..... ajaran apalagi ini......... mau memaksakan hal2 yang buruk kedalam ajaran islam .... ya jelas ndak bisalah bung....... kalau permasalahannya adalah untuk salaing mengenal..... sok silaturahim aja baik2 jangan bedua2an yang notabennya akan menebar fitnah.........
INGATLAH JANJI ALLAH TERHADAP KEMENANGAN ISLAM AL FATH :28
-

generasi
- Junior member
-
- Post: 195
- Bergabung: Minggu Mar 02, 2008 11:53 am
- Lokasi: Indonesia
-
oleh devara pada Jumat Mar 07, 2008 12:21 am
mau pacaran kek,silaturahmu kek,pengenalan kek,apapun namanya tergantung dari manusianya. tidak pacaran (pake metode siti nurbaya) juga boleh walaupun blm tentu hasilnya baik. yang gak boleh krn gak baik adalah sikap sok islam & munafik,mari kita tanya pada diri kita masing2 :-p
-

devara
- Senior Members
-
- Post: 266
- Bergabung: Sabtu Feb 23, 2008 11:48 am
oleh generasi pada Jumat Mar 07, 2008 5:04 pm
devara menulis:mau pacaran kek,silaturahmu kek,pengenalan kek,apapun namanya tergantung dari manusianya. tidak pacaran (pake metode siti nurbaya) juga boleh walaupun blm tentu hasilnya baik. yang gak boleh krn gak baik adalah sikap sok islam & munafik,mari kita tanya pada diri kita masing2 :-p
perkara dijodohkan ataupun tidak itu sih terserah anda........ tapi jangan sampai anda memaksakan kehendak sang mempelai.... dan jangan memeksakan budaya yang tidak baik kedalam budaya Islami............
INGATLAH JANJI ALLAH TERHADAP KEMENANGAN ISLAM AL FATH :28
-

generasi
- Junior member
-
- Post: 195
- Bergabung: Minggu Mar 02, 2008 11:53 am
- Lokasi: Indonesia
-
oleh johndoe pada Sabtu Mar 08, 2008 2:49 pm
generasi menulis:devara menulis:mau pacaran kek,silaturahmu kek,pengenalan kek,apapun namanya tergantung dari manusianya. tidak pacaran (pake metode siti nurbaya) juga boleh walaupun blm tentu hasilnya baik. yang gak boleh krn gak baik adalah sikap sok islam & munafik,mari kita tanya pada diri kita masing2 :-p
perkara dijodohkan ataupun tidak itu sih terserah anda........ tapi jangan sampai anda memaksakan kehendak sang mempelai.... dan jangan memeksakan budaya yang tidak baik kedalam budaya Islami............
topik ini membahas mengenai pacaran atau istilah umumnya adalah penjajakan. BUKAN MEMBAHSA BUDAYA ISLAM, seperti kita ketahui bersama bhw kita hidup di negara yang plural. sebaiknya kita tidak memaksakan sebuah paham (yg serba islam & apalagi yg sok islam), sebab islam sendiri mengajarkan toleransi yg tinggi. pacaran atau hal apapun dlm hidup slalu membawa 2 sisi,yaitu baik & buruk. disitulah gunanya akal untuk memilih & memilah
-

johndoe
- Junior member
-
- Post: 147
- Bergabung: Senin Feb 04, 2008 8:54 pm
oleh ghosh pada Senin Mar 10, 2008 9:10 am
generasi menulis:devara menulis:mau pacaran kek,silaturahmu kek,pengenalan kek,apapun namanya tergantung dari manusianya. tidak pacaran (pake metode siti nurbaya) juga boleh walaupun blm tentu hasilnya baik. yang gak boleh krn gak baik adalah sikap sok islam & munafik,mari kita tanya pada diri kita masing2 :-p
perkara dijodohkan ataupun tidak itu sih terserah anda........ tapi jangan sampai anda memaksakan kehendak sang mempelai.... dan jangan memeksakan budaya yang tidak baik kedalam budaya Islami............
OK sepakat... Tapi ingat jangan mengklaim budaya orang lain yang tidak sama persis dengan budaya "kita " termasuk dalam "BUKAN BUDAYA ISLAMI"... Terkadang kita cuma melihat dari sisi luar saya, tetapi kadang kita tidak memahami hakikat atau filosofi dari kemunculan suatu budaya...
GHOSH[color=#008000]
-

ghosh
- Master Members
-
- Post: 908
- Bergabung: Rabu Jan 30, 2008 9:32 am
oleh choiralia pada Senin Mar 10, 2008 8:12 pm
Dody menulis:masalah hati memang masuk dalam pembicaraan tasawuf...tapi adakah tasawuf yang lepas dari bingkai syariah?.... menggunakan istilah pacaran dalam tanda kutip dalam artian punya makna lain, harus ekstra hati2 lho... soalnya bisa terjadi kesalahpahaman bagi umat yang masih awam sehingga efeknya menganggap pacaran dibolehkan...saya khawatir kalo mereka salah menafsirkan perkataan dari mbak...he..he.... 
ya, mungkin memang bisa begitu. namun yang perlu dijelaskan di sini adalah bahwa disini adalah forum ilmiyah, yang dalam bahasa kitab kuning sering dikatakan, ..............walaa yuqoluu illa fii majlisil ilmi......... itu loh. jadi harap diperhatikan dengan seksama, bahwa pemakaian tanda kutip tetap diperkenankan dan menimbulkan efek makna khusus. ....... terima kasih terima kasih atas koreksi dan perhatiannya
-

choiralia
- Moderators
-
- Post: 1243
- Bergabung: Selasa Feb 12, 2008 12:31 am
Kembali ke Syariah
Siapa yang online
Pengguna yang berada di forum ini: Tidak ada pengguna yang terdaftar dan 1 tamu
|